Jarak: maukah kau berbaik hati?
Jarak, sering diartikan sebagai pemisah. Bisa bermakna sesuatu yang dapat diukur dengan satuan panjang, tetapi dapat juga diartikan sebagai sesuatu yang kasat mata dan hanya bisa dirasakan oleh hati. Hampir setiap orang pernah mengalaminya.. Mana yang lebih menyiksa dan menyakiti? Bagiku, keduanya.. Jarak tidak lah jahat. Dia mampu berbaik hati memberikan makna lain bagi orang tertentu yang mampu menafsirkannya dengan hati dan mampu menjodohkan jarak dengan ikhlas. Meski terkadang keduanya tidak begitu mudahnya untuk berjodoh. Ketika jarak sudah menghampirimu, hanya ada dua hal yang mampu kamu lakukan. Menjodohkannya dengan ikhlas, atau menyibukkan diri berusaha untuk bersikap cuek dengan kedatangannya. Namun, seperti yang sudah aku katakan, menjodohkan jarak dengan ikhlas bukan lah suatu perkara mudah. Layaknya menjodohkan dua insan manusia yang masing-masing memiliki ego yang berbeda, pun demikian dengan jarak dan ikhlas. Butuh perjuangan dan pengorbanan b...